BUILD LOG : ARCH TRICOPTER BUILD

 

Tricopter, Wahana multirotor bertangan-3 ini membuat saya jatuh cinta lebih dalam ke dunia multirotor. Setelah “diracuni” selama beberapa minggu menyetting Quadcopter dan menerbangan Tricopter sebelumnya milik rekan lapangan. Saya pun “Keracunan” oleh virus multirotor,khusus nya tricopter ini. Saya memilih tricopter karena Manuver nya bisa lebih lincah dari pada Quadcopter. lalu Bentuknya pula tidak membuat mudah Dis-orientasi. Selain itu Platform Tricopter ini juga cocok untuk FPV tanpa terhalang oleh Arm seperti quadcopter. Karena arm nya lebih lebar, maka Angle of view nya pun lebih luas tanpa halangan.

 

SUMBER INSPIRASI

 

 

Desain tricopter ini terinspirasi saat browsing di Rcexplorer.se, saya menemukan postingan menarik tentang desain tersebut, Sangat Seksi dan Sangar. Sangat keliatan “UAV” karena canopynya.

 

 

Selain itu, Akhir-akhir ini Ubisoft merilis game terbaru nya untuk Console Xbox-PS3-PC yang berjudul Tom clancy’s : Future soldier , Game FPS perang tersebut menggambarkan bagaimana tentara masa depan berperang. Unik ada Tricopter dan Quadcopter di game tsb. Dan platform tersebut berguna untuk menggumpulkan Intel dari musuh. hmm menambah racun tricopter saya yang sebelumnya belum membara :P .

 

PART LIST:

 

- Frame Tricopter
- Motor 2830-11 3pcs (punya saya RCX,tapi sama kayak HK maupun RCtimer)
- KK Board V2.1
- Futaba S3001 Servo (rekomended nya Bluebird servo)
- blade holder Heli 450
- Straps dan velcro
- Propeller 11×4.7 2 Contra rotating + 1 Clockwise
- F30-A Blue ESC
- HK powerDistribution

 

BUILDING THE FRAME

 

 

 

Kali ini saya ingin membuat tricopter yang lebih “sangar” Keliatan nya,dan Lebih lebar Center platenya. Saya menemukan Contoh tricopter ini di Internet, Aslinya ini Buatan Arc001 Dari FPVlab. Bentuk nya sexy menggiurkan,apalagi ada canopynya. Saya meminta tolong kepada Rekan saya di lapangan,beliau yang membuat tricopter yang RcExplorer plan. Beliau membuatkan Frame ini dengan Bahan Alumunium 2043-T3,aluminum yang biasa digunakan pada Pesawat terbang. Total kosong frame ini lumayan ringan juga,mengingat Frame ini lebar dan Arm nya 50cm

 

 

 

Setelah di cat hitam, makin keluar kesan “sangar” nya, lalu di tambahkan landing gear dari alumunium juga. Sebetulnya rencananya ingin menggunakan Landing gear pesawat dari plastik. namun sayang Stock nya habis Di HobbyKing.Foto di bawah ini sudah saya pasang semua, kecuali mounting Gopro,belum saya potong.

 

 

Di Tricopter ini saya menggunakan Board KKv2.1 , menurut saya Board ini Cukup stabil,namun tidak ada Stable mode seperti di Multiwii dan Naza dan Kawan lain nya. Karena KK tidak menggunakan Accelerometer, bila anda mencari yang ada accelerometernya. Beli KK2 Board atau Multiwii sekalian :) . Namun saya kesulitan saat setting Multiwii, repot harus pakai PC. Sedangkan KK2 langsung dari LCD nya. Walau multiwii kalau sudah di setting nya enak. terbangnya bakal enak sekali. Jangan lupa untuk reflash firmware menggunakan USBasp, soalnya bawaan dari HK firmwarenya adalah Quadcopter. saya menggunakan tutup box KK sebagai alas Board. semoga aja damping beberapa vibrasi.

 

Selain itu,saya menggunakan Motor 2830-11 dan ESC HK 30A. Motor ini di klaim menghasilkan thrust kurang lebih 900 gr dengan 10×4.5 , namun saya menggunakan 11×4.7 kali ini. Kalkulasi eCalc menyatakan masih aman menggunakan prop 11.

pada Yaw mechanism saya menggunakan Blade holder dari Beltcp lalu di masukan ke dalam Arm alumunium.Selain itu saya menggunakan Servo Futaba S3001 pada servo yaw. Ya gede banget, Saya belum nyetok Servo kecil hehe.

 

Ya,semua sudah terpasang tinggal Solder kabel power supply. Kebetulan saya menggunakan Power distribution pada Tricopter ini,karena gak mau repot :P . total kabel per Arm adalah 80cm,jadi saya membutuhkan 2,4m Kabel untung memperpanjang kabel ESC ke battery, Tentu akan menambah beban, belum juga Servo extension dari ESC ke Board. Saya lebih prefer ESC dekat motor daripada RX dan elektronik lain nya, menghindari Interferensi walau sudah di kasih Ferrite.

 

Setelah semua terpasang, Saya nyalakan Tricopter ini. dan Arm Motor! semua motor sepertinya berjalan pada Arah yang betul, lalu saya cek gyro compensation dan Motor apakah ada control yang ter reverse. dan tidak ada, Tinggal Menset throttle Range calib di Board. Dengan cara Yaw pada posisi MIN, lalu throttle max, TX nyala duluan baru Tricopter, akan terdengar “Beep” Dari ESC, lalu posisikan throttle ke minimal point,lalu ESC akan bunyi lagi. Lalu copot batre dan kembalikan Yaw ke 50%. Oh ya rupanya Gyro Gain pot saya ke reverse, Max ke kiri Min ke kanan. Saya sudah mencoba mereverse Pot tsb dengan manual yang ada di internet,tapi No-luck, tidak berhasil.

 

 TEST FLIGHT

 

Test flight kali ini saya menggunakan batre 2200mah 3S Turnigy, Saat saya colokan batre si tricopter langsung bunyi Beep, berarti siap di arm. dan Langsung saja Arm Motor dan throttle Up. Dan Si tricopter mengudara di throttle sekitar 50% kurang. dan anteng sekali, walau kalau stik di lepas masih lari-kesana kemari. Artinya Gain kurang besar, saya besarkan semuanya hampir diatas 80% si Tricopter sudah mulai menunjukan gejala Osilasi. Langsung saja saya turunkan Sedikit,sekitar 20%. seperti di video atas, Tricopter sudah anteng dan settingan pas.
Saatnya outdoor flying :D !

TERBANG

 


Keesokan harinya,saya bergegas ke lapangan untung mengetes Tricopter ini, angin cukup sepoi-sepoi. sesampai di lapangan langsung saja Colok batrai dan Arm Motor. Dan Hover, Rupanya wahana ini sudah Solid di udara. Settingan sudah pas, Tidak ada Osilasi. Langsung saja saya coba forward flight. Hmmmm, Sangat slow dan anteng,seperti yang saya duga. Berkat Arm nya yang panjang Wahana ini lebih anteng daripada Tricopter Sebelumnya yang saya review. Terbangnya enak sekali. Saya tidak menemukan adanya “keanehan” pada Yaw servo. artinya sah sah saja menggunakan Servo 3Kg standart untuk Pesawat Engine :D . Kebetulan Hari ini juga saya terbang dengan GoPro Hard mounted ke frame. Powernya pun masih ada, Wah mantap!

Untuk Flight time, saya menggunakan batt Turnigy 2200Mah 3S Duet dgn 11×4.7 dan membawa GoPro ( Tambahan 200 gr menjadi 1,3kg AUW) , saya dapat Flight time kurang lebih 10 Menit, dan Voltase akhir 11,09 Hmm, mungkin Aman nya pada 8 Menit flight time mungkin,agar Batrai di atas/sekitar 11,1v .

 

 

Tertarik? Masih bingung Quadcopter atau Tricopter? saya pilih tricopter karena bentuknya lebih tidak memungkinkan Dis-orientasi daripada Quadcopter yang bentuknya depan-belakang hampir sama. Mau memesan potongan frame tricopter/quad dari alumunium? bisa kontak saya,nanti saya kasih nomor builder frame ini. Potongan nya rapih,recomended!

email: ardianblur@gmail.com

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.